Bermula dari kejeliannya melihat peluang manfaat yang bisa diperoleh dari sampah organik, berupa limbah dedaunan dari pasar Tanjungpinang, Jamal Adi Susanti sukses menjadi wirausaha di bidang pengolahan sampah menjadi pupuk kompos.Setiap bulannya kelompok kerja pengolahan kompos anak lereng damai (Anledi) di Km 8 yang dipimpinnya, bisa memproduksi 3 ton kompos.
Jamal belasan tahun lalu hanyalah seorang petugas kebersihan yang sehari-hari mengangkut sampah dari Pasar Tanjungpinang.Dari pengamatannya ia melihat sampah yang organik berupa dedaunan lama-lama akan lapuk dan hancur.
Tampilkan postingan dengan label Eksbis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Eksbis. Tampilkan semua postingan
Kamis, 20 November 2008
Telkomsel Dukung Inisiasi Sekolah Terpencil Berbasis IT
Telkomsel mendukung inisiasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam peluncuran program sekolah terpencil berbasis informasi dan teknologi (IT), yang bertujuan meningkatkan mutu pendidikan di daerah terpencil melalui penerapan teknologi informasi. Program ini sekaligus upaya Telkomsel dalam mendukung pemerintah dalam program pemerataan dan kesetaraan mutu pendidikan sekaligus kesenjangan teknologi (digital gap).
Langganan:
Postingan (Atom)
Sang Kuli Tinta
